Home Kajian Rutin Kajian Rutin Tafsir As-Sadi (Surah Ash-Shaff) Bag: 4

Kajian Rutin Tafsir As-Sadi (Surah Ash-Shaff) Bag: 4

Oleh: Dr Aspri Rahmad Azai, M.A

125
0
SHARE
Kajian Rutin Tafsir As-Sadi (Surah Ash-Shaff)  Bag: 4

Foto: SahabatDakwah

Kajian rutin tafsir Syaikh As-Sa'di, (Surah Ash-Shaff, Bag-4)
Kamis 16 Jumadil 'Awal 1439 H / 1 Februari 2018.
Waktu: Ba'da Maghrib s/d selesai.
Bersama Ustadz Dr Aspri Rahmat Azai Lc, MA
حفظه الله تعلى.
Di Masjid Raudhatul Jannah
Ditranskip : Abu Albani

SahabatDakwah – Ini lanjutan dari kajian rutin Al Ustadz Dr Aspri Rahmad Azai, M.A tentang tafsir As-Sa'di, Surah Ash-Shaff ayat 10-11-12-13

Ayat : 10

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلٰى تِجٰرَةٍ تُنْجِيكُمْ مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ
"Wahai orang-orang yang beriman! Maukah kamu Aku tunjukkan suatu perdagangan yang dapat menyelamatkan kamu dari azab yang pedih?"
[QS. As-Saff : Ayat 10]

Pengertian dan tafsir ayat 10 :
Dalam ayat ini Allah Ta'ala menyeru dan menawarkan kepada seluruh kaum atau orang-orang mukmin atau yang beriman, apakah Saya (Allah) menunjukan kepada kalian atas suatu perniagaan atau perdagangan yang akan menyelamatkan kamu dari azab yang pedih. Perniagaan di sini adalah segala konsep yang berkaitan dengan keimanan kita. Ini merupakan wasiat dan petunjuk yang mulia dari Allah Ta'ala yang maha Rahim untuk mendapatkan perniagaan yang menyelamatkan kita dari adzab yang pedih.

Ayat : 11

تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَتُجٰهِدُونَ فِى سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوٰلِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ ۚ ذٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
"(Yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui,"
[QS. As-Saff: Ayat 11]

Pengertian dan tafsir ayat : 11
Pada ayat ke 11 ini Allah Ta'ala menjelaskan apa saja itu perdagangan yang menguntungkan bagi orang yang beriman tersebut. Yaitu jika kita senantiasa memperkuat benar keimana kepada Allah Ta'ala dan Rasul'Nya yang kokoh terhadap diperintah oleh Allah Ta'ala untuk mempercayainya. Kemudian yang termasuk ke dalam perniagaan menguntungkan itu adalah mau berjihad di jalan Allah Ta'ala. Inilah puncak keimanan dan syari'at dalam Islam. Ingat, jihad yang dimaksud adalah jihad yang benar-benar dilakukan di jalan Allah Ta'ala dan sesuai dengan ketentuan-Nya. Dan berjihad itu bisa dalam bentuk harta, jiwa dan harta serta jiwanya dalam memerangi musuh-musuh Islam dan menengakan kalimatullah di muka bumi ini. Maka semua hal di atas keutamaan berkorban dengan harta dan jiwa-raga di jalan Allah Ta'ala (membangun masjid, mendanai kegiatan da'wah dan sebagainya) bila kita mengetahui segala kebaikan di dalamnya bagi kita maka sungguh hal tersebutlah yang terbaik bagi kita. Bahkan menyebarkan 'ilmu dan kebaikan lisan juga termasuk ke dalam jihad di jalan Allah Ta'ala.

Ayat : 12

يَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَيُدْخِلْكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِى مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهٰرُ وَمَسٰكِنَ طَيِّبَةً فِى جَنّٰتِ عَدْنٍ ۚ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ
"niscaya Allah mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan ke tempat-tempat tinggal yang baik di dalam Surga 'Adn. Itulah kemenangan yang agung,"
[QS. As-Saff: Ayat 12]

Pengertian dan tafsir ayat : 12
Bentuk kebaikan yang dimaksud pada ayat 11 diuraikan Allah Ta'ala pada ayat berikut ini. Adapun kebaikan yang dimaksud atas keimanan kepada Allah Ta'ala dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya maka Allah Ta'ala akan mengampuni dosa-dosa kita. Baik dosa-dosa kecil dan juga dosa-dosa besar. Tak hanya diampunkan dosa-dosa tapi akan dimaksukan pula ke dalam Surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai. Bahkan sungai-sungai itu juga mengalir di bawah pohon-pohon, halaman serta ditempatkan di tempat-tempat tinggal (rumah atau istana) yang baik di dalam Surga 'Adn (surga atau tempat yang kekal). Dan sungguh ampunan, surga dan sungai-sungai di dalamnya itulah kemenangan yang maha agung atau maha besar yang akan diraih atau dirasakan di akhirat kelak. Sungainya berupa sungai susu, sungai khamar, sungai madu dan sungai-sungai yang airnya amat jernih tidak payau Hal ini juga dijelaskan Allah Ta'ala dalam Qur'an
QS. Muhammad ayat : 15

مَّثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِى وُعِدَ الْمُتَّقُونَ ۖ فِيهَآ أَنْهٰرٌ مِّنْ مَّآءٍ غَيْرِ ءَاسِنٍ وَأَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُ ۥ وَأَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِينَ وَأَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۖ وَلَهُمْ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۖ كَمَنْ هُوَ خٰلِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوا مَآءً حَمِيمًا فَقَطَّعَ أَمْعَآءَهُمْ
"Perumpamaan taman surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa; di sana ada sungai-sungai yang airnya tidak payau, dan sungai-sungai air susu yang tidak berubah rasanya, dan sungai-sungai khamar (anggur yang tidak memabukkan) yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai madu yang murni. Di dalamnya mereka memperoleh segala macam buah-buahan, dan ampunan dari Tuhan mereka. Samakah mereka dengan orang yang kekal dalam neraka, dan diberi minuman dengan air yang mendidih, sehingga ususnya terpotong-potong?"
[QS. Muhammad: Ayat 15]

Demikian pula bangunan-bangunan yang tinggi dan megah dimana seluruh material bangunannya terdiri dari emas, perak, batu mulia dan segala benda yang mulia. Meskipun demikian segala keindahan di akhirat khususnya di dalam surga itu tidak akan bisa disifati oleh manusia di muka bumi ini. Kapan kenikmatan yang tiada tara itu bisa dirasakan, dikhayalkan dan dilihat manusia..? Ketika nanti mereka telah dimasukan dan merasakan langsung kenikmatan dan keindahan luar biasa surga Allah Ta'ala. Sungguh Maha Suci dan Maha Indahnya Allah Ta'ala.

Ayat : 13

وَأُخْرٰى تُحِبُّونَهَا ۖ نَصْرٌ مِّنَ اللَّهِ وَفَتْحٌ قَرِيبٌ ۗ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ
"dan (ada lagi) karunia yang lain yang kamu sukai (yaitu) pertolongan dari Allah dan kemenangan yang dekat (waktunya). Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang mukmin."
[QS. As-Saff: Ayat 13]

Pengertian dan tafsir ayat : 13
Bila di ayat 12 Allah Ta'ala menjelaskan kemenangan yang besar di akhirat maka di ayat ke 13 ini Allah Ta'ala menjelaskan pula kebahagian atau balasan atau kebaikan yang bisa diraih bagi orang yang beriman di atas dunia ini. Dan Allah Ta'ala pastikan hal itu akan kita sukai (kebaikan). Hal kebaikan tersebut adalah adanya pertolongan Allah Ta'ala terhadap segala permasalahan, musibah, kepedihan dan kesedihan yang kita rasakan. Jika kita benar-benar akan keimanan kepada Allah Ta'ala dan Rasul-Nya. Kemenangan dan pertolongan Allah Ta'ala itu sangatlah dekat. Dan Allah Ta'ala senantiasa mengimbau kepada orang-orang yang benar keimanannya akan kabar gembira tersebut. Dan ingatlah dan bahkan sudah menjadi Sunnatullah bahwa kemenangan itu pasti akan diberikan bagi kebenaran. Dan demikian pula bagi orang-orang yang benar dan lurus akan keimanannya.
Jika kita merasa pertolongan Allah Ta'ala itu jauh dan lama kita mendapatkannya, maka itu menandakan bahwa keimanan kita masih lemah. Masih jauh dari kesabaran dan selalu tergesa-gesa. Sementara dalam hal ini sungguh Allah Ta'ala Maha Mengetahui kapan waktu terbaik kemenangan itu kita raih. Dan hal seperti ini telah dialami oleh orang-orang shaleh dahulu dan para sahabat Nabi shalallahu'alaihi wa sallam.

 

Alhamdulillah kajianpun selesai. Semoga bermanfaat dan berfaedah